MEMPERKENALKAN KEANEKARAGAMAN POTENSI
WISATA INDONESIA
DISUSUN
OLEH:
KELOMPOK 5:
1.SULKIFLI
2. SRI WAHYUNI ARIDA NINGSIH
3. SYAHRIL
4. SARMILA
5. REZA MAULANA
KELAS IX B
SMP NEGERI 1 SINJAI SELATAN
TAHUN
PELAJARAN 2017/2018
NO
|
KOMPONEN
|
URAIAN
|
1.
|
Judul
|
Wisata
Karampuan Barugae
|
2.
|
Nama dan
Alamat Penulis
|
Ø Sulkifli
Ø Sri Wahyuni Arida ningsih
Ø Reza Maulana
Ø Sarmila
Ø Syahril
SMP
Negeri 1 Sinjai Selatan
|
3.
|
Pendahuluan
|
· Mengapa Potensi Wisata yang
dipilih layak dikunjungi ?
· Apa yang menjadi daya tariknya ?
|
4.
|
Isi
|
Ø Ulasan mengenai Potensi Wisata.
Ø Ø Gambar atau foto potensi Wisata.
|
5.
|
Simpulan dan saran
|
· Simpulan
· Saran untuk pengunjung
|
1. PENDAHULUAN
A. Karampuang Barugae Layak Dikunjungi
Karampuang Barugae layak di kunjungi karena pemandangannyayang eksotis dapat menarik pengunjung dan harga tiket masuk yang terjangkau. Selain itu alamnya yang
masih asri menambah keindahan wisata karampuang barugae.
B. Daya tarik karampuang barugae
Yang menjadi daya tarik wisata ini yaitu keindahan alamnya yang menambah kesan
indah barugae. Namun sayangnya , di barugae ini para wisatawan yang berkunjung
tidak disarankan untuk terlalu banyak yang naik keatasnya berhubung karena barugae ini sudah berumur sangat tua. Dinding dengan anyaman tangan yang unik juga menjadi daya tarik
barugae ini.
2. ISI
A. Deskripsi Karampuang Barugae
Kabupaten sinjai terletak di Pantai Jazirah Provinsi Sulawesi Selatan, sekitar 223 km
dari Kota Makassar melalu jalur pantai selatan (Bantaeng) dan 192 km lewat jalur
tengah Maros.Keadaan alam Kabupaten Sinjai terdiri dari masing-masing 15 persen
dataran rendah dan 85 persen berupa perbukitan , bergelombang , hingga pegunungan di
mana terdapat gunung Bawakaraeng dan gunung Lompobattang. Di suatu bukit
terdapat suatu tempat wisata yang sangat berpotensi yaitu barugae.
Karampuang Barugae berada di dusun Karampuang, Kecamatan Sinjai Selatan,
Kabupaten Sinjai. Di dalam kawasan adat ,kita bisa menjumpai dua buah rumah adat
tradisional berusia ratusan tahun, gua cucukan yang berisi batu bertulis (prasasti),
dolmen kuburan-kuburan dari masa silam dan sebuah sumur kuno yang besar.
Barugae ini telah berpindah sebanyak 3 kali. semula hanya berupa gubuk bertiang satu di
puncak gunung karampuang . Gubuk itu kemudian bergeser sekitar 500 meter ke arah
kaki gunung (dikenal dengan nama Toanja)menjadi rumah bertiang tiga. Dan terakhir
yakni di mallenreng sekaligus dikembangkan menjadi barugae.
Dari Samaenre, Kecamatan Sinjai Selatan hanya perlu waktu sekitar 1 jam lebih saja
tiba di karampuang barugae ini. Aksesnya pun sangat mudah karena melewati jalan
beraspal yang mulus. Terdapat petunjuk arah dan rambu yang akan memandu
pengunjung untuk menuju lokasi . Tetapi anda harus tetap berhati hati karena jalannya
bekelok-kelok dan berada di sisi jurang. Sebelum memasuki karampuang barugae kita
akan melewati tempat yang menjadi penampungan mobil-mobil yang mengalami
kecelakaan dan sudah hancur. tempat tersebut bisa digunakan objek untuk berfoto-foto.
dari sini kita akan menuju pintu masuk wisata karampuang barugae ini. Sayang, akses
dari pintu masuk ke barugae agak susah, sekitar 500 meter jalan berbatu.Jalan
sebenarnya cukup lebar , namun karena jalan dari tanah tidak rata dan banyaknya bebatuan.
Apalagi ketika tergenang hujan jalan cukup lembek dan licin.Keberadaan barugae ini berada di
puncak gunung karampuang. Baruga ini dapat dinaiki siapa pun. Ruangan didalmnya juga
cukup lebar sehingga boleh untuk dua orang. Karampuang barugae ini memiliki nilai magis yang kuat.
B. Gambar / Foto Karampuan Barugae
3. SIMPULAN DAN SARAN
1. Simpulan
Barugae ini merupakan potensi wisata di inidonesia yang sangat menarik ,oleh karena itu kita harus memperkenalkannya kepada masyarakat atau yang lainnya untuk mendukung indonesia dalam kerja sama antarnegara bidang sosial-budaya.
2. Saran Bagi Pengunjung
a. Jangan membuang sampah sembarangan .
b. menjaga kebersihan baruga
c. Tidak merusak prasarana baruga
d. mematuhi peraturan pemerintah undang-undang tentang pelesterian lingkungan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar